Selasa, 20 Desember 2022

BAHAN KHUTBAH - BAHAYA TALAK



Kata Thalak adalah sebuah kata yang dapat menghancurkan keluarga, oleh karena itu Alloh membencinya, meskipun talak itu halal

Kata talak tidak hanya dibenci oleh Alloh, tapi juga dibenci oleh banyak orang, utamanya anak2

Mengapa dibenci

Karena talak dapat memutuskan hubungan antara suami isteri,

dapat menceraiberaikan anak-anak,

dapat memutus hubungan saliturrohim,

dan masyarakatpun akan terkena dampak buruknya,

oleh karena itu, thalak sangat dibenci oleh syariat islam, tapi dicintai dan disenangi oleh syetan,

Sehingga Iblis apabila kedatangan syetan yang baru saja berhasil menceraiberaikan hubungan suami isteri , dia peluk erat syetan tsb. Lalu didudukkan didekatnya sebagai penghormatan atas prestasinya,

Mengapa? karena Iblis tau dampak buruk dan kerusakan akibat thalak,

syetan itu musuh kita, hal-hal yang buruk akan ia bisikkan sebagai sesuatu yang mudah dan indah, dan hal-hal yang baik, bermanfaat ia bisikkan sebagai sesuatu yang bisa mendatangkan kesedihan dan menghilangkan kegembiraan

Maka wajib bagi suami isteri untuk benar-benar menjaga rumahtangganya, dan terus berupaya untuk mempertahankan, melestarikan hubungan yang penuh berkah antara suami isteri,

Sahabat kampong ilmu yang berbahagia

hubungan yang harmonis menjadi sebab terwujudnya kebahagiaan, ketenangan, sakinah, mawadah wa rohmah, dan dapat menjadikan pandangan mata terjaga, syahwat terkendali, dan dapat menghasilkan keturunan yang solih,

Dalam hubungan yang harmonis antara suami isteri , keduanya bisa saling tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa, dapat memberi andil meningkatkan populasi ummat, masyarakat, dan dapat mendidik anak2 diatas iman dan amal sholih

Dan jika terjadi sesuatu di antara pasangan suami istri yang dapat mengacau dan mengganggu ketentraman hidup mereka, agar biduk rumah tangga tidak oleng dan tenggelam, maka hendaklah mereka berpegang teguh pada kesabaran, ketabahan, kedewasaan, kelembutan, pemaafan, dan pengampunan, dan hendaklah keduanya menjauhkan dirinya dari sikap keras kepala, kesombongan, dan balas dendam,

dan masing-masing dari mereka hendaknya tidak bersikukuh menuntut terpenuhinya haknya secara penuh, sedikitpun tidak boleh berkurang

Nasehat saya : mengalahlah sedikit demi keutuhan rumah tangga

cobalah kalian Renungkan kitab Alloh dan Sunnah Rosululloh. SAW, niscaya kalian berdua akan menemukan keterangan yang menekankan untuk menjaga dan melestarikan hubungan pernikahan

Alloh berfirman :

وَعَاشِرُوْهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ ۚ فَاِنْ كَرِهْتُمُوْهُنَّ فَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّيَجْعَلَ اللّٰهُ فِيْهِ خَيْرًا كَثِيْرًا ١٩ ( النساۤء/4:19)

Pergaulilah mereka dengan cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak di dalamnya.

 

Dalam ayat ini, Alloh tidak mengatakan “ jika kamu tidak menyukainya maka thalaklah mereka . tidak “ tapi Alloh mengatakan

(فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا)

Jika kamu tidak menyukai mereka, (bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak di dalamnya.

 

Jadi ayat ini menginginkan dan mendorong suami yang tidak menyukai isterinya agar tetap mempertahankan isterinya, tidak cepat-sepat menceraikannya

 

Sahabat kampong ilmu yang berbahagia

syariat kita, syariat islam yang mudah ini datang untuk mempersempit peluang terjadinya perceraian, dan memberikan tuntunan dan solusi agar tidak terjadi perceraian,

kalaupun terjadi tidak banyak

caranya?

1.         dengan menggauli isteri secara kita baik dan patut

menggauli secara baik dan patut ini, dapat menumbuhkan hubungan yang saling menghormati , menghargai,

2.          masing-masing dari suami isteri memberikan hak2 masing,

3.         melihat kebaikan, kemaslahatan dan kelebihan2 isterinya/suaminya untuk urusan dunia dan agamanya, dan menutup mata atas kekurangan masing-masing, sambil terus berusaha untuk memperbaiki kekurangan2nya dan mencari cara sebaik-baiknya

Nabi bersabda :

لاَ يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً ، إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ

"Janganlah marah (laki-laki Muslim/suami) kepada seorang wanita Muslimah (istri). Jika tidak menyukai perangai darinya, maka sukailah perangai lainnya.".

Artinya janganlah seorang muslim membenci isterinya , jika ada satu sebab, yang menurutnya sebuah kekurangan yang membuatnya tidak menyukainya, jangan focus ke situ, lihatlah juga pada dirinya dari sisi yang lain, pasti masih banyak sebab2 lain , banyak kebaikan dan kelebihan lain, yang dapat dijadikan alasan untuk tetap mempertahankannya sebagai isteri/suami, menjadikannya patner dan teman dekat,

Syariat islam mengajarkan kepada kita, bahwa thalak adalah jalan terakhir setelah semua sarana-sarana untuk memperbaiki hubungan suami isteri di tempuh, seperti memberi nasehat, mendiamkan, mendatangkan mediator dari kedua pihak, dll

Ketika semua cara untuk memperbaiki hubungan sudah ditempuh ternyata tidak membawa hasil, dan kehidupan rumah tangga terasa tidak ada gunanya, tidak ada manfaatnya, disini Alloh menjadikan thalak sebagai solusi, jalan keluar,

Sebagaimana pernikahan adalah syariat yang membawa kebaikan , thalakpun jika dilakukan sesuai syariat Alloh akan membawa kebaikan,

Alloh berfirman :

وَاِنْ يَّتَفَرَّقَا يُغْنِ اللّٰهُ كُلًّا مِّنْ سَعَتِهٖۗ وَكَانَ اللّٰهُ وَاسِعًا حَكِيْمًا ١٣٠ ( النساۤء/4:130)

130.  Jika keduanya bercerai, Allah akan memberi kecukupan kepada masing-masing dari keluasan (karunia)-Nya. Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Mahabijaksana.

 (An-Nisa'/4:130)

Jagalah keutuhan dan stabilitas rumah tangga Anda, usahakanlah rumah tangga kalian berdua menjadi tempat yang aman dan tenteram, dalam kehidupan yang bahagia , nyaman, penuh cinta kasih , saling kasih sayang, antara suami, isteri dan anak2,

karena kita sekarang ini , hidup di masa , dimana perceraian sering terjadi ,

mengapa banyak perceraian, ?

karena ketidaktahuan mereka akan ketentuan Syariah dan aturan2nya, karena lemahnya pemahaman terhadap agamanya, dan karena pandangan picik terhadap akibat buruk perceraian dan pengaruhnya terhadap pasangan suami/isteri dan anak2nya.

Juga Karena pengaruh propaganda2 sesat tentang indahnya perceraian, karena bisa bebas, tidak terikat oleh siapapun, mau pergi kemana, pulang jam berapa bisa semaunya sendiri

Perceraian itu terjadi juga ada yang karena bujukan para penipu, yang dijumpai secara langsung maupun tidak, misalnya melalui medsos seperti fb. Twiter, WA , dll

Bujukan dan rayuan gombal pihak lain biasanya disertai dengan sejumlah iming2, dan harapan2 masa depan yang lebih indah, dengan pancingan sesuatu yang bersifat materi

tujuan mereka adalah hancur dan lenyapnya kesenangan , kegembiraan rumah tangga bahagia tersebut , mereka hanya ingin melihat keluarga bahagia itu sengsara,

Mereka iri, dan dengki melihat rumah tangga kalian berdua bahagia

Sebab lainnya adalah, isteri yang menjadikan gaya hidup artis dan wanita2 terkenal  sebagai qudwah sebagai idola ,

dia ingin seperti mereka yang hidup dalam gelimang harta benda, kemewahan, kesenangan, traveling, makan dari satu restoran ke restoran lain,  sering keluar rumah untuk mencari hiburan,

isteri ini lalu menuntut suaminya agar memenuhi keinginan-keinginannya, yang suami itu tidak sanggup untuk memenuhinya,

atau isteri menginginkan sesuatu yang tidak dibolehkan agama, dan bertentangan dengan muruah. Dan suami menolak untuk memenuhi permintaannya

misalnya isteri ingin tampil didepan umum dengan tidak mengenakan jilbab

lalu sering cekcok, dan puncaknya , “ cerai”

Perceraian itu juga bisa terjadi karena di picu oleh suami yang suka membanding-bandingkan isterinya dengan wanita lain,

dengan temannya, dengan tetangganya , dengan wanita murahan yang suka telanjang, dll

pembadingan ini kadang sampai pada tahap dimana suami / isteri menjadi dingin, mati rasa, tidak lagi punya selera terhadap pasangannya,

jika sikap seperti ini terus berkelanjutan akan menimbulkan kebencian, kalau kebencian tetap terus dipelihara ujungnya bisa kita duga, … cerai

Rosululloh SAW bersabda

  "انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ ، وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ ، فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ"

Lihatlah siapa yang berada di bawah kalian, dan jangan melihat orang yang berada di atas kalian, sebab yang demikian lebih patut agar kalian tidak memandang remeh nikmat Allah atas kalian.’” – Muslim

Orang yang mau melihat orang yang ada dibawahnya , dia akan mengetahui betapa besarnya nikmat Alloh yang diberikan kepadanya

Sahabat kampong ilmu yang berbahagia

Jika tidak dapat dihindari, dan perceraian harus dilakukan, hendaknya suami memastikan bahwa talaknya adalah talak yang mengikuti sunnah bukan thalak bid'ah, dengan menceraikan istrinya satu kali, tidak tiga sekaligus, agar masih tersisa pintu untuk kembali menjalin cinta lama,

atau hendaknya talak di jatuhkan dalam masa suci di mana tidak terjadi persetubuhan, dan jika perceraian itu terjadi, maka usahakanlah berpisah  dengan penuh kebaikan dan kebajikan.

Jangan sampai ada saling fitnah, tidak ada bahasa2 kotor diantara keduanya, jangan ada upaya dan usaha saling menyakiti, karena semua ini adalah perbuatan yang tidak layak dilakukan oleh orang berbudi baik

Alloh berfirman :

اَلطَّلَاقُ مَرَّتٰنِ ۖ فَاِمْسَاكٌۢ بِمَعْرُوْفٍ اَوْ تَسْرِيْحٌۢ بِاِحْسَانٍ ۗ

229.  Talak (yang dapat dirujuk) itu dua kali. (Setelah itu suami dapat) menahan (rujuk) dengan cara yang patut atau melepaskan (menceraikan) dengan baik.

 

alihsan disini, maksudnya suami harus memenuhi hak2 isterinya, tidak boleh menyakiti, dan mencacimaki atau mengolok-olok isterinya, menyebarkan aibnya, dan menjatuhkan kehormatannya sebagai manusia

Semoga Allah menjaga dan melindungi rumah tangga kaum muslimin  dan semoga senantiasa dalam keadaan aman dan sejahtera,

dan semoga Alloh melindungi mereka dari orang-orang yang ingin menghancurkan dan merusaknya,

rumah tangga harmonis adalah berkah yang besar, dan merupakan tanda kebesaran Alloh

وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ ٢١ ( الرّوم/30:21)

21.  Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.

 (Ar-Rum/30:21)


Tidak ada komentar:

BAHAN KHUTBAH - BAHAYA TALAK

Kata Thalak adalah sebuah kata yang dapat menghancurkan keluarga, oleh karena itu Alloh membencinya, meskipun talak itu halal Kata talak t...